
"UMBI AMPUH DARI BELANTARA PAPUA" foto kiriman khusus dari pedalaman hutan papua, tentang ekspedisi pencarian SARMUT dan BUAH MERAH..(terima kasih buat Bapak Umar)
ada Semut, Cendawan dan.. Umbi Sarmut..
Karena ternyata selain semut, cendawan endofit juga menghuni umbi ini.Ketiga makhluk hidup itu,sarang semut, semut,dan cendawan diciptakan Allah SWT untuk saling bersimbiosis mutualisme (membentuk cinta segi tiga..hehe) .Semut merasa nyaman tinggal di sana karena sarang semut dapat mempertahankan perubahan suhu 23oC. Ketika suhu malam terlampau dingin,misalnya,sarang semut dapat menaikkannya sehingga kondisinya tetap nyaman bagi semut.
Kadar gula sarang semut juga amat tinggi yang berfaedah sebagai sumber pakan bagi semut.Itu terungkap setelah Dr Muhammad Ahkam Subroto, peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, meriset tumbuhan itu.Menurut doktor Bioteknologi alumnus University of New South Wales itu sarang semut mengandung 85% glukosa.
Yang menggembirakan, glukosa dalam sarang semut termasuk jenis kompleks,bukan glukosa sederhana. Menurut Ahkam glukosa kompleks seperti glukan berpotensi sebagai obat,termasuk obat Diabetes mellitus sekalipun.
OBAT ALAMI
Sebuah pencarian kedalam lebatnya hutan dalam rangka memperoleh “OBAT ALAMI” yang dikaruniakan Sang Pencipta untuk makhluknya.
Begitu banyak kelebihan obat alami ini setelah didukung oleh berbagai penelitian. Bahkan telah beberapa kali “si penjaga warung” memperoleh permintaan dari konsumen yang ternyata akan dipakai sebagai bahan penelitian, skripsi maupun tesis.
Sejak dulu tanaman ini sudah dimanfaatkan oleh beberapa suku di pedalaman Papua dan pulau-pulau di tempat hidupnya sebagai obat. Biasanya diolah untuk mengatasi gangguan rematik dan asam urat.
Bahkan bila babi mereka sakit pun diberi rebusan sarang semut.Papua memang salah satu gudangnya sarang semut.Sekitar 10 spesies umbi ini ada di sana.
Dari berbagai literatur, penelitian manfaat medis Sarang Semut memang sangat berkhasiat. Bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit secara alami dan aman tanpa menimbulkan efek samping.
Beberapa penyakit yang bisa disembuhkan adalah berbagai jenis kanker/tumor seperti: kanker otak, kanker payudara, kanker hidung, kanker lever, kanker paru, kanker usus, kanker rahim, kanker kulit, kanker prostat dan kanker darah (leukimia). Namun sarang semut belum terbukti mampu menyembuhkan kanker tenggorakan dan kanker rongga mulut.
Selain itu sarang semut juga efektif membantu penyembuhan berbagai macam penyakit gangguan jantung, ambien (wasir), rematik, stroke, maag, gangguan fungsi ginjal dan prostat, pegal linu, melancarkan ASI, melancarkan peredaran darah, bahkan memulihkan gairah seksual Juga bermanfaat untuk penderita migren, mengingkatkan imunitas tubuh, dan mengobati penyakit Lever.
Manfaat pengobatan itu didapat dari kandungan senyawa yang terdapat dalam sarang semut. Seperti senyawa aktif antioksidan, flavonoida, glikosida, polifebol. Sarang semut juga terbukti mampu menghambat enzim xantin oksidan yang bisa memicu asam urat dan radikal bebas.
dari beberapa literatur, diantaranya dalam majalah Trubus (sayang aku lupa edisinya) didapati bahwa herbal ini aman dari efek samping yang merugikan.
Dr Muhammad Ahkam Subroto mencoba mengungkap misteri sarang semut melalui serangkaian riset. Ahli peneliti utama LIPI itu meneliti toksisitas sarang semut.Hasilnya,dosis yang selama ini dikonsumsi masyarakat ? 3 gelas sehari ?masih aman.Salah satu kriteria obat yang bagus bila dosis efektif berjauhan dengan LD50 alias lethal dosage (dosis mematikan).
Itu syarat utama bagi herbal, kata Ahkam.Sebab, konsumsi herbal umumnya tanpa pengawasan dokter. Pada percobaan dengan hewan, jika LD tinggi justru aman bagi konsumen. Pada uji coba,Dosis sarang semut dilipatgandakan sampai 100 kali,tetapi kelihatannya masih terlalu rendah dan belum ada tanda-tanda kematian bagi satwa percobaan.Ini pertanda baik karena LD-nya tinggi, katanya.
Kaya antioksidan
Zat-zat aktif seperti antioksidan, polifenol, dan glikosida itulah yang diduga Ahkam mampu mengontrol beragam penyakit maut.Jenis masing-masing zat aktif itu memang masih terus diteliti dengan metode elusidasi struktur. Benarkah antioksidan, flavonoida, glikosida, dan polifenol mampu menyembuhkan beragam penyakit Menurut Dr Subagus Wahyuono Apt MSc dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, glikosida berfungsi sebagai imuno stimulan untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
Menurut entomolog (ahli serangga), Dr Wijaya, sarang semut mengandung senyawa antioksidan, vitamin, dan mineral. Pada semut, antioksidan berperan dalam pembentukan koloni, menjaga tempat telur jauh dari kuman penyakit, sama seperti pada lebah madu, ujar Wijaya. Selain itu sarang semut juga mengandung asam formiat. Hal senada diungkapkan oleh Dr Rosichon Ubaidillah, ahli semut Puslitbang Biologi LIPI.
NAMUN HATI-HATI Dapat diprediksi, ketika popularitasnya melambung, kian banyak orang memburu sarang semut. Padahal, selama ini para produsen menyandarkan kontinuitas produksi dari kemurahan alam. Bagi konsumen juga mesti hati-hati lantaran sarang semut mudah dipalsukan, bentuknya mirip serbuk kayu biasa berwarna cokelat kehitaman. Sikap itu perlu lantaran peluang sarang semut sebagai obat amat besar.
Dengan adanya bukti empiris ini sarang semut merupakan sumber baru obat. Banyak senyawa baru yang belum diketahui (jenisnya) dengan aktivitas tinggi, ujar Dr Muhammad Ahkam Subroto.Oleh karena itu banyak orang yang mendambakan sehat memilih sarang semut sebagai jalan pengobatan.
(disarikan dari TRUBUS)
Jadi..tertarik dengan Umbi ini..hubungi ”Penjaga Warung’’..
Jumat, 03 April 2009
apa itu sarmut...
Selasa, 24 Maret 2009
Epos di tanah tetangga

lukisan cat acrylic "Selimut etnik di tanah tetangga"
Njenengan tentu kenal Si jagal Abilowo? Bima, wrekudoro..tokoh perkasa didunianya..yang memandang hidup hanya dalam benar dan salah, hitam dan putih,ya dan tidak..tidak ada kompromi, tidak ada kata takut pada makhluk, semua tantangan yang diberikan dijawab dengan keyakinan..tidak kenal subosito, totokromo, dimatanya semua sama..kaya miskin, rakyat jelata, penguasa..
kalau rata-rata ksatria jawa mengenal “boso kromo” maka tidak dengan dia..
tapi semua berubah ketika ia berhadapan dengan tokoh Sang Dewa Ruci sebagai penggambaran Tuhan di dunia pewayangan (walau menurut saya tidak pas)..
Itulah penggambaran Sang Dalang atas tokoh kebenaran yang berpadu dengan kekuatan..kekuatan jiwa (ruh) dan kekuatan fisik (jasad)..
sebagaimana tokoh Umar bin khatab dalam dunia Islam yang dengan lantang menciutkan nyali para musuh Allah..” Barang siapa ingin istri-istrinya menjadi janda, anak-anaknya menjadi yatim..maka cegahlah saya..”
Namun disinilah letak ujiannya..tokoh-tokoh seperti beliau, walaupun bertindak dengan benar, tapi seringkali tidak bisa dibenarkan dalam waktu dan tempat yang berbeda, sehingga seringkali harus disandingkan dengan tokoh-tokoh berkarakter lembut sebagai pengendali..kalau di tokoh pewayangan ada Puntodewo, atau Kisemar lurae Bodronoyo..maka tokoh Abu Bakar dikenal dengan bijak dan kelembutannya..yang selalu bisa mengambil sikap-sikap yang penuh dengan pertimbangan yang bijaksana..
keteguhan yang sangat patut dicontoh untuk memegang prinsip bertauhid, bertuhan, hanya ada benar atau salah, Tuhan atau bukan, tidak ada kompromi dalam bertuhan, seperti kata kilurah bodronoyo yang dalam logat "sepoh"nya sering bergumam ' blegegeg ugeg-ugeg sak dulito"..
Tapi hidup ini ibarat ada di padang kurusetra..musuh mengincar dimana-mana, tokoh-tokoh yang nyaris sempurna ini setelah harum di satu negeri belum tentu di kenal harum oleh negeri tetangga,
satu hal yang lumrah..jamak..bisa jadi kalau burung bul-bul harus mengakui keterbatasan sayap-sayapnya, untuk menebar cerita-cerita epos yang bukan hanya sang Jagal abilawa, namun juga tentang sang Umar dan Abu Bakar..
lmt.24 malem
alhamdulillah Alifku dah sehat..
moga nggak malu lagi dengan abi..
kembali kehalaman utama
Sabtu, 21 Maret 2009
Nasehat para hewan

lukisan "empat kenari", oil on kanvas 30cm x 40 cm (lams gallery)
Seperti bangau di sungai
Diam, bermenung tanpa gerak.
Pandangnya tajam, pura-pura suci
.. memang menakjubkan.
hebat..
,kakinya yang panjang menambah wibawanya, bulunya yang putih bersih memperlihatkan karismanya, dan sikapnya yang tenang seolah menunjukan kedalaman ilmunya, ..mengelabuhi ikan2 yang berseliweran buat dijadikan santapan..
Atau seperti si burung hantu
yang menerorkan maut di sepanjang malam, bengis, dengan tatapan mata tajam nan dingin..seakan mampu membunuh semua tikus2 yg berkeliaran, tapi loyo saat matahari mulai bersinar..
mo kita bilang apa pada mereka?
Sok suci? Sok wibawa? Kalem? Ato sombong..serakah. kejam.. dsbnya..??
toh mereka tetap tdk merubah pola hidupnya.. dari dulu hingga sekarang..tetap hidup menjalani instingnya, yang sudah dirasa pakem sebagai pemberian dari Penciptanya.
Tapi tidak dengan menungso..
kata2 isteri tetangga-pun sering merupah jalan dan alur selera hidupnya, mentang –mentang semua gaya binatang bisa ditirukanya..
apalagi kalo buat rebutan “rejeki”..hayyah kono!!
Gayanya melu-melu si bangau, anteng,sorot mata tajam,tenang njaga wibawa,bulunya yang putih menambah charisma..maka kenthongan titir waspada musti segera ditabuh oleh bangsa ikan-ikan kecil ini..karena sesungguhnya yang putih hanya bulunya..darah dan dagingnya tetep merah, gerakanya cepat mencithesi ikan2 kecil sekecil kita..
Atau melu2 si burung hantu..yang lain do melek, dia kriyip2 sok cuek, anteng, ngantukan, tapi giliran yg laen istirahat..ladalah..matanya melek byar, mbabat semua makhluk kecil yang ada..
tapi.…ah..itu kan kata siburung kenari..burung-burung kecil yang hanya bisa bernyanyi , gak doyan daging dan hanya bisa makan biji..
Makanya bisa jadi ini kan masalah rejeki, yang pasti akan ikut dibawa mati, mau dengan apa perut ini diisi, darah dan daging anak-anak,isteri,suami diberi nutrisi….
mbok menowo,
tawakal bisa lebih menyelamatkan, tidak melik, tidak iri, tidak jadi semangat karena dipuji dan tidak pula nggrundel karena di caci maki….
(lmt.bangkong neng njero tong)
“Dari umar ra. ia berkata aku mendengar rasulullah saw bersabda'andaikan kalian benar-benar bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan memberi kalian rezeki sebagaimana dia memberik rezeki kepada burung yaitu keluar dengan prut kosong di pagi hari dan kembali dengan perut kenyang di sore hari (HR tirmidzi
Rabu, 04 Maret 2009
Mawar-mawar dirumahku..

Sobat..sesekali aku terpaku pada hal2 kecil yg kadang jarang terpikirkan..kali ini tulisan Mas Reza M. Syarif “Life Excellent”, memang excellent..
Kreatip, ketika mas reza memilah tipe rumah tangga dalam 6 tipe / gaya ....
1. Rumah tangga Gaya Hotel
Di benak saya Hotel identik dengan tempat transit, bukan untuk menetap. Jika anda seorang suami atau istri yang pulang ke rumah hanya buat numpang makan, tidur, dan mandi, maka sebenarnya model rumah tangga anda . . . dapat dikategorikan model ini. Model yang biasa di sebut dengan 3 UR : dapUR, kasUR, sumUR, atau 3K : Kamar tidur, Kamar mandi, dan Kamar makan.
2. Rumah Tangga Gaya Rumah Sakit
Di dalamnya ada pasien dan ada dokter. Bila Sang dokter berkata dengan arogan kepada pasiennya bahwa sang pasien beruntung bertemu dengannya, sebab bila tidak mungkin sang pasien tidak akan sembuh. Demikian juga sang pasien berkata sebaliknya kalau saya tidak berobat maka sang dokter tidak akan mendapatkan uang. Artinya rumah tangga yang di modelkan dengan sebuah rumah sakit adalah rumah tangga yang di bangun di atas hubungan yang bernama balas jasa. Jika di terapkan dalam kehidupan rumah tangga maka suami dan istri masing-masing merasa mempunyai peranan lebih besar dibandingkan pasangannya. Suami mengatakan kepada sang istri bahwa sang istri dia mau menikahinya, sebab jika tidak tentu akan menjadi seorang perawan tua. Lalu sang istri menjawab beruntung punya istri seperti dia kalau tidak sang suami tentu hanya menjadi seorang yang tak lebih dari pengangguran dan menumpang hidup.
3. Rumah Tangga Gaya Pasar
Di pasar ada penjual dan pembeli, ada untung, ada rugi. Si pembeli menginginkan barang semurah mungkin, sebaliknya si penjual ingin menjual barang semahal mungkin. Si pembeli mengatakan “Pokoknya saya menginginkan harga sekian.” Si penjual tak mau kalah “ Pokoknya harganya sekian. “ Keduanya mengatakan dengan kalimat pokok alias titik tidak ada koma dan tidak ada kompromi. Begitu juga dalam kehidupan rumah tangga. Jika suami istri sudah menggunakan kata pokoknya atas penekanan kehendaknya.
4. Rumah Tangga Gaya Grave ( Kuburan )
Suasana khas sebuah kuburan adalah sepi, sunyi, senyap, tenang dan tidak ada suara. Jika dalam suatu rumah tangga tidak pernah terjadi sebuah komunikasi, tidak ada kata-kata, tidak saling bertegur sapa maka inilah model gaya rumah tangga yang dimaksud.
5. Rumah Tangga Gaya School ( Sekolah )
Model gaya rumah tangga gaya sekolah ditandai dengan 3A (Asah, Asih, Asuh). Sebuah rumah tangga yang disepakati dengan sebuah komitmen suami dan istri yang bertekad untuk saling mengasah, mengasih dan mengasuh adalah sebuah rumah tangga yang dibangun dengan komunikasi dua arah. Saling mengasah atau dikatakan saling menajamkan wawasan. Rumah tangga yang dibangun dengan adanya sharing knowledge, sharing experience, berbagi wawasan dan pengalaman. Semakin bertambah tahun pernikahan, semakin bertambah pula wawasan kita. Sebuah pernikahan yang diibaratkan sebagai sebuah sekolah yang akan meningkatkan kemampuan kita. Yang kedua adalah asih, saling kasih sayang. Jangan menunggu pasangan untuk memulai berbuat langsung, tapi kita yang harus menjemput bola.dan yang ketiga adalah adanya rasa saling asuh, saling memelihara saling menjaga.
6. Rumah Tangga Gaya Masjid
Ada 4 ciri model rumah tangga gaya masjid :
A. Sincerity ( ketulusan )
Shalat tidak akan sah jika tidak wudhu. Adapun wudhu dimaksudkan untuk membersihkan. Begitu juga dengan rumah tangga yang dibangun dengan kebersihan hati, ketulusan jiwa maka inilah ciri khas model ini. Rumah tangga harus dibangun diatas sebuah ketulusan.
B. Ada imam ada makmum.Alangkah indahnya sebuah rumah tangga, jika suami sebagai imam dan istri serta anak-anaknya sebagai makmumnya. Imam bergerak sujud, maka istri dan anak-anak pun turut pula sujud. Adanya kebersamaan itulah intinya.
C. Loyalitas
Keluarga sakinah adalah loyalitas. Kesetiaan mutlak dari istri terhadap suami. Kecuali jika sang suami telah melakukan penyimpangan.Demikian pula sebaliknya.
D. Shalat diakhiri dengan salam
Assalamu’alaikum ke kanan dan ke kiri…sehingga Keselamatan, ketenangan dan kedamaian senantiasa mewarnai suasana dalam rumah tangga gaya masjid.
Ayo..bola ada ditangan kita ..mo dibawa kemana manajemen rumah tangga kita..sekedar referensi, model rumah tangga yang paling ideal adalah model kombinasi antara gaya sekolah dan masjid. Alangkah baiknya bila tertanam dalam pikiran kita dan pasangan untuk sama-sama berkomitmen buat memulai. Tidak ada kata terlambat untuk memulai saat ini, detik ini juga kita bisa memulai. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah saw,bahwa “ Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari yang terdahulu, maka dia termasuk orang-orang yang beruntung,..sukses.”….
frm Lmt.to my rose.
Jumat, 27 Februari 2009
MAWAR dan KUPU2
Andaikan begini..andaikan begitu..
Pasti akan lebih begini..pasti akan lebih begitu..
Itulah menungso…”jalmo cilik kurang toto kromo”
(makhluk kecil yang kurang sopan santun) selalu kurang dan kurang... sebagaimana Rosululloh telah mengibaratkan seandainya manusia ini diberikan satu gunung emas, niscaya ia akan meminta gunung emas yang kedua, yang ketiga ..dan begitu seterusnya..
Gak sopan sama seng nggae urip, yang telah memberikan setiap sesuatu sesuai dengan takaranya, tidak kurang dan tidak lebih..
Sering luppa.! Bahwa setiap segala sesuatu ini akan ada konsekwensinya, konsekwensi positip dan negatip:
“Barang siapa pandai bersyukur , niscaya akan ditambahkan nikmatnya”
“dan barang siapa yang tidak bersyukur..tunggulah azab-Nya sangat peddih..!”
//lukisan oil on kanvas, 100cm x 70cm// dibuat th 2008.Rp.1.500.000,-Setiap menatap lukisan ini ada yg terbersit:
Jiwa yg Indah, beauty ..namun ada tersimpan suatu refleksi hati..(dah bagus2 di kebun masih pengen dibawa kerumah, diawetin, dibuat lukisan..gak puas juga! dibedakin macem2..ah..) moga bisa jadi reflesi hati.
